Ketersediaan Hewan Kurban Bantul Dipastikan Aman Dan Sehat

Bantul (28/05/2024) jogjaprov.go.id – Jelang Hari Raya Iduladha 2024, stok hewan ternak sapi di Kabupaten Bantul dipastikan tersedia untuk memenuhi kebutuhan kurban dengan harga jual yang relatif stabil. Semua sapi yang diperjualbelikan pun telah dipastikan dalam keadaan sehat. Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (APSDA) Setda DIY, Yuna Pancawati mengungkapkan kepastian tersebut usai melakukan pemantauan langsung ke dua peternak sapi di daerah Pundong, Bantul pada Selasa (28/05). Didampingi TPID DIY dan Staf Ahli Bupati Bantul Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yus Warseno beserta jajarannya, Yuna melakukan pemantauan terhadap hewan ternak sapi perseorangan milik Widarto dan Ngatijo. “Di Bantul kami memantau dua tempat, di tempatnya Pak Widarto dan di tempatnya Pak Ngatijo. Alhamdulillah sapi yang ada di dua peternak ini semua dalam keadaan sehat. Stoknya untuk kebutuhan Iduladha ini alhamdulillah juga sudah terpenuhi,” ujar Yuna. Yuna menyebutkan, ternak sapi milik Widarto tersedia sebanyak 30-40 ekor, sementara ternak sapi milik Ngatijo tersedia sejumlah 25 ekor. “Tentunya menjelang hari Iduladha nanti masih ada beberapa konsumen yang ingin membeli. Di Pak Ngatijo dan Pak Widarto ini sudah ada stok-stoknya sehingga siapapun konsumen yang ingin membeli untuk kebutuhan Iduladha dapat menghubungi Pak Ngatijo dan juga Pak Widarto. Masih ada beberapa yang belum laku,” tutur Yuna. Terkait harga, Yuna menyampaikan, harga ternak sapi dari dua peternak tersebut dibandrol dengan harga antara 23-25 juta rupiah. Harga ini pun relatif stabil terkendali. “Harga-harga itu sampai dengan hari Iduladhanya. Sampai dikirim ke tempat masing-masing konsumen, sehingga insya Allah tidak ada kenaikan harga,” ungkap Yuna. Yuna pun mengatakan, pembeli yang memesan ternak sapi kepada Widarto dan Ngatijo, tidak hanya berasal dari lokal Bantul. Melainkan, ada pula yang berasal dari Kota Yogyakarta bahkan dari luar DIY yakni Kota Bekasi. Pada kesempatan tersebut, Staf Ahli Bupati Bantul Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yus Warseno menuturkan, setiap harinya, permintaan hewan ternak kambing di Kabupaten Bantul sendiri terbilang tinggi. Stok hewan ternak kambing di Bantul belum dapat memenuhi permintaan yang dapat mencapai rata-rata hingga 700 ekor kambing per hari, mengingat Bantul menjadi salah satu sentra sate kambing. Untuk itu, Bantul tetap harus memasok hewan ternak kambing dari luar, termasuk dalam memenuhi kebutuhan kurban masyarakat di Iduladha ini. “Bantul juga mengembangbiakkan ternak kambing, cuma tidak cukup. Peternaknya terbatas, tidak terpenuhi kalau setiap hari permintaannya 700 ekor. Rata-rata segitu per hari. Untuk memenuhi permintaan stok kambing, maka kami mengizinkan ternak kambing dari luar untuk masuk. Dengan tetap memantau kesehatan hewan ternaknya,” kata Yus Warseno. Disebutkan Yus Warseno, harga ternak kambing per ekor terpantau mulai dari 2,5 juta rupiah. Namun harga kambing pun tergantung kepada bobot kambing yang dijual. Selain itu, Pemkab Bantul pun terus mendorong masyarakat untuk berternak kambing, termasuk ke generasi milenial yang sudah mulai berjalan beberapa tahun terakhir. (Han/Cbs)

Humas Pemda DIY

Sumber: https://jogjaprov.go.id/berita/ketersediaan-hewan-kurban-bantul-dipastikan-aman-dan-sehat

Informasi Publik

Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam SETDA DIY menyediakan tautan tentang informasi publik yang dapat diakses bagi masyarakt luas.